Sejarah Transportasi

Sejarah transportasi dimulai sejak zaman prasejarah ketika manusia belajar untuk hidup dalam kelompok dan bepergian untuk mencari makanan dan tempat tinggal. Metode transportasi prasejarah terdiri dari berjalan dan berenang. Secara bertahap manusia belajar untuk menggunakan hewan untuk membawa dirinya serta barang-barang miliknya. Penggunaan hewan sebagai alat transportasi berujung pada penemuan roda. Roda  mengubah seluruh konsep perjalanan dan transportasi. Seiring berjalannya waktu, manusia membutuhkan kecepatan serta kapasitas untuk transportasi. Kebutuhan tersebut menyebabkan penemuan berbagai mesin seperti mesin uap.

Proses Sejarah Transportasi

Transportasi Darat
Transportasi melalui darat mungkin adalah metode transportasi tertua. Pada awal zaman prasejarah, manusia hanya tahu cara berjalan. Kemudian berkembang dengan berjalan memakai bantuan hewan. Setelah lama berselang dan yang menjadi inspirasi manusia dalam menciptakan roda adalah ketika manusia berpindah tempat dengan membawa barang-barang yang banyak. Manusia mengangkut barang-barang banyak di atas papan dan dengan memakai batang-batang pohon yang ditebang. Batang-batang pohon tersebut di susun di bawah papan, kemudian papan digelindingkan baik maju ataupun mundur. Jika bergerak maju maka batang pohon yang berada di belakang akan tertinggal dan keluar dari bawah papan. Kemudian batang pohon tersebut(belakang) ganti ditaruh di bagian depan. Dengan demikian papan tersebut akan dapat terus menggelinding ke depan. Hal ini kemudian berevolusi dengan manusia yang menciptakan alat berbentuk lingkaran yang disebut roda. Roda yang terbuat dari kayu dan digunakan pada gerobak, kemudian juga digabungkan dengan binatang. Namun roda kayu tersebut tidaklah begitu awet dan mudah rusak. Hal ini mendorong manusia untuk menciptakan alat yang berfungsi untuk melindungi roda kayu agar tidak mudah rusak, dengan diciptakannya plat berbentuk lingkaran yang pipih terbuat dari besi dan dipasang pada roda kayu. Jika kita mencermati kereta-kereta kuda kuno, maka roda kayu kereta tersebut dilapisi oleh plat besi.

Manusia terus menciptakan cara-cara yang akan mempercepat proses transportasi, membuat sepeda, kereta, kemudian mobil dan berbagai alat transportasi menggunakan mesin. Penemuan mesin uap dan bahan bakar menyebabkan penemuan kendaraan dengan kapasitas dan kecepatan yang berbeda.

Transportasi Air
Secara historis, transportasi air menjadi sangat penting karena kecenderungan manusia untuk menetap di sekitar air. Kota-kota besar didirikan di sepanjang tepi sungai dan pantai lautan dengan tujuan untuk memastikan bahwa peradaban tidak pernah kehabisan air.

Dengan kebutuhan yang meningkat, manusia belajar untuk membuat rakit, perahu ataupun kapal yang menggunakan tenaga manusia dan angin. Manusia diketahui telah melakukan perjalanan yang luas dengan menggunakan perahu dan kapal.

Transportasi Udara
Salah satu penemuan paling hebat dalam sejarah umat manusia adalah pesawat. Pesawat ditemukan oleh Wright bersaudara pada tahun 1903. Sampai sekarang ini, transportasi udara tidak hanya digunakan untuk menghubungkan dua tempat di bumi, tetapi juga digunakan dalam menghubungkan jarak ke luar bumi. Penemuan ini telah menyebabkan manusia untuk melakukan perjalanan ke bulan.

Transportasi telah ada sejak manusia ingin bergerak dan berpindah. Jadi orang bisa menebak berapa lama proses ini dan kita juga bisa yakin berapa lama proses ini akan terus berlangsung. Hal ini dapat disimpulkan bahwa proses sejarah transportasi adalah setua usia manusia itu sendiri dan akan bertahan selama manusia masih tetap ada di muka bumi.

Bookmark and Share

Comments are closed.